Apa Itu VPN?

VPN (Virtual Private Network) adalah metode koneksi yang digunakan untuk menambah keamanan dan privasi ke jaringan pribadi dan publik. Perusahaan menggunakan Virtual Private Networks untuk melindungi data sensitif. Namun, menggunakan VPN pribadi menjadi semakin populer karena lebih banyak interaksi yang sebelumnya bertatap muka beralih ke Internet. Tingkatkan privasi dengan VPN karena alamat IP awal pengguna diganti dengan alamat IP lain dari penyedia VPN. Pelanggan dapat memperoleh alamat IP dari kota gateway mana pun yang disediakan layanan VPN. Misalnya, Anda dapat tinggal di Jakarta, tetapi dengan VPN Anda dapat tampak tinggal di Amsterdam, New York, atau sejumlah kota gateway lain.

Apa Itu VPN (Virtual Private Network)?
Apa Itu VPN (Virtual Private Network)?

Mengapa Anda Membutuhkan Layanan VPN?

  • Menyembunyikan alamat IP Anda
  • Mengubah alamat IP Anda
  • Mengenkripsi transfer data
  • Menutupi lokasi Anda
  • Mengakses situs web yang diblokir

Keamanan VPN

Keamanan adalah alasan utama mengapa perusahaan menggunakan layanan VPN. Semakin banyak metode sederhana untuk mencegat data yang bepergian ke jaringan. Spoofing WiFi dan Firesheep adalah dua cara mudah untuk meretas informasi. Analogi yang berguna adalah bahwa firewall melindungi data Anda saat berada di komputer dan VPN melindungi data Anda di web. VPN menggunakan protokol enkripsi canggih dan teknik tunneling yang aman untuk merangkum semua transfer data online. Sebagian besar pengguna komputer yang cerdas tidak akan bertindak nekt dengan terhubung ke Internet tanpa firewall dan antivirus terbaru. Mengembangkan ancaman keamanan dan ketergantungan yang terus meningkat di Internet menjadikan Virtual Private Network bagian penting dari keamanan menyeluruh. Pemeriksaan integritas memastikan tidak ada data yang hilang dan koneksi tidak dibajak. Karena semua lalu lintas terlindungi, VPN lebih disukai daripada proxy.

Menyiapkan VPN

Menyiapkan Virtual Private Network adalah proses yang mudah. Seringkali sesederhana memasukkan nama pengguna dan memutuskan alamat. Smartphone dominan dapat mengonfigurasi VPN menggunakan protokol PPTP dan L2TP / IPsec. Semua sistem operasi besar dapat mengkonfigurasi koneksi PPTP VPN. Protokol OpenVPN dan L2TP / IPsec masing-masing memerlukan aplikasi open source kecil (OpenVPN) dan unduhan sertifikat.

Protokol VPN

Jumlah protokol dan fitur keamanan yang tersedia terus bertambah seiring waktu. Protokol yang paling umum adalah:

PPTP – PPTP telah ada sejak Windows 95 mulai digunakan. Nilai jual utama PPTP adalah dapat dengan mudah disetel pada setiap OS besar. Singkatnya, PPTP menyalurkan koneksi point-to-point melalui protokol GRE. Sayangnya, keamanan protokol PPTP dipertanyakan dalam beberapa tahun terakhir. Itu masih kuat, tetapi bukan yang paling aman.

L2TP / IPsec – L2TP / IPsec lebih aman dari PPTP dan menawarkan lebih banyak fitur. L2TP / IPsec menerapkan dua protokol bersama untuk mendapatkan fitur terbaik dari tiap protokol. Misalnya, protokol L2TP yang digunakan untuk membuat saluran dan IPsec menyediakan saluran yang aman. Langkah-langkah ini membuat paket yang mengesankan aman.

Open VPN – OpenVPN adalah VPN berbasis SSL yang terus naik popularitasnya. Software yang digunakan bersifat open source dan tersedia secara bebas. SSL adalah protokol enkripsi yang matang, dan OpenVPN dapat berjalan pada satu UDP atau port TCP, membuatnya sangat fleksibel.

Cara memilih Provider VPN?

Cara cerdas untuk tetap aman saat menggunakan Wi-Fi publik adalah dengan menggunakan VPN. Tapi bagaimana cara untuk memilih provider VPN? Berikut adalah beberapa hal yang diperlukan saat Anda memilih provider VPN.

  1. Tujuan dari menggunakan VPN adalah untuk melindungi privasi Anda, jadi sangat penting bahwa penyedia VPN juga menghormati privasi Anda. Mereka harus memiliki kebijakan larangan, yang berarti bahwa mereka tidak pernah melacak atau mencatat aktivitas online Anda.
  2. Provider menggunakan protokol terbaru seperti OpenVPN. OpenVPN menyediakan keamanan yang lebih kuat daripada protokol lain, seperti PPTP. OpenVPN adalah perangkat lunak sumber terbuka yang mendukung semua sistem operasi besar.
  3. Tergantung pada penggunaan internet Anda, bandwidth mungkin merupakan faktor penentu besar bagi Anda. Pastikan layanan mereka sesuai dengan kebutuhan Anda dengan memeriksa untuk melihat apakah Anda mendapatkan bandwidth penuh, tidak terukur tanpa batas data.
  4. Konsumen biasanya menggunakan antara tiga dan lima perangkat. Idealnya, Anda dapat menggunakan VPN pada semuanya secara bersamaan.
  5. Jika harga penting bagi Anda, maka Anda mungkin berpikir bahwa VPN gratis adalah pilihan terbaik. Ingat, beberapa provider VPN mungkin tidak memungut uang dari Anda, tetapi Anda mungkin “membayar” dengan cara lain, seperti penayangan iklan atau mengumpulkan informasi pribadi Anda dan dijual kepada pihak ketiga.

Comments to: Apa Itu VPN (Virtual Private Network)?

    Your email address will not be published. Required fields are marked *